Memilih

m.harianjogja.com

Saya bukan warga Jakarta, tapi saya ingin nomor tiga aja yang menang. Lho? Kenapa? Karena saya sangat yakin mereka itu “memimpin”, bukan “melayani”. Lha jabatan gubernur itu kan jabatan yang lebih tinggi dari rakyat, kalau lebih tinggi itu ya harusnya jadi pemimpin. Iya to? Ya iyalah, gengsi dong dengan jabatan keren “gubernur”. Terserah bagaimana cara memimpinnya, yang penting bisa nggaya. Bisa berpakaian necis, gaji lebih tinggi, bisa ngatur-ngatur rakyat semaunya, mau makan ada yang melayani, kemana-mana selalu ada pengawalan, bahkan kalau bisa berak pun dikawal. Lha iya to, nanti kalau pas berak tiba-tiba ada bom ngglinding di dekat wc kan ya tidak lucu. Oiya, satu lagi harus ada guru spiritual. Guru spiritual ini punya sebuah kelompok yang markasnya sudah tersebar di mana-mana. Pokoknya sudah terkenallah. Fungsinya, kalau ada rakyat yang ngeyel atau ada yang tidak sependapat dengan gubernur, bisa langsung disikat. Kalau perlu di bom sekalian. Jihad, Bro! Demi bangsa dan negara!
Mengenai program, woo tentu saja saya suangat mendukung. Apalagi yang program DP rumah tuh! Kalau saya warga Jakarta yang belum punya rumah yang tentunya sangat senang bisa dibantu DP rumah. Apalagi kalau saya hanya buruh yang sangat susah sekali mengelabui bank tentang gaji bulanan. Semua buruh akan terjamin kehidupannya. Lalu program menghentikan penggusuran. Iyalah, saya selalu sedih jika melihat orang-orang yang digusur dari rumahnya demi pembangunan. Gimana gak sedih, sudah enak dan nyaman tinggal di dekat sungai yang gemericik airnya bisa bikin tenang malah disuruh pindah. Anak-anak juga senang bermain di sungai, tahu sendiri kan kalau anak-anak sangat senang bermain air. Bagi warga yang kurang mampu, mereka tentu tidak bisa mengajak anak-anak berwisata ke water boom. Nah, kalau ada sungai kan bisa berhemat. Bagaimana dengan banjir? Ah, banjir kan juga tidak setiap hari. Lagipula paslon nomor tiga ini juga sudah mempunyai program terkait dengan mengatasi banjir. Lalu bangaimana dengan penyakit yang timbul karena banjir? Kan ada Kartu Jakarta Sehat plus. Bisa periksa gratis. Kartu ini wajib dimiliki bagi warga Jakarta yang kurang mampu. Nah, kalau program yang satu ini sangat berguna, menciptakan 200.000 lapangan pekerjaan. Senang kan? Jadi tidak ada warga Jakarta yang nganggur, semuanya bekerja karena pemerintah DKI sudah menyediakan lapangan pekerjaan. Kerjanya ngapain? Ya enterpreneur lah..wirausaha. Dananya? Itu mah bisa diatur.
Masalah pembangunan gimana? Gini lho, yang penting tu warganya dulu diurusin, masalah pembangunan bisa dipikir nanti. Kalau orang-orangnya pada diurusin kan otomatis nanti pembanguan juga mengikutilah. 
Ayo dukung rame-rame paslon ini, kasihan kalau mereka kalah. Perjuangannya sudah banyak lho! Termasuk mengkritisi kinerja gubernur sebelumnya (aka.paslon nomor satu). Kalau kalah kan jadi repot karena sudah cucul duit pribadi untuk kampanye. Takutnya mereka malah masuk rumah sakit jiwa. Mari, hari ini kita memilih! Eh, kalian aja ding saya tidak.

Komentar

Postingan Populer